Harga Elpiji 3 Kg di Selatan Garut Capai Rp33 Ribu

RADIO REKS FM 05/01/2015 0
Harga Elpiji 3 Kg di Selatan Garut Capai Rp33 Ribu

 Memasuki 2015, harga sejumlah kebutuhan pokok di Garut melambung tinggi. Seperti gas Elpiji kemasan 3 Kg yang dibanderol antara Rp25.000-Rp33.000 per tabung.

“Di Bungbulang, harga gas sekitar Rp28.000-Rp29.000 per tabung. Tapi kalau di pelosoknya seperti di Desa Tegallega, harganya mencapai Rp31.000 per tabung, bahkan ada yang Rp33.000,” kata warga Kampung Kirey Desa Cihikeu Kecamatan Bungbulang, Yayan (50), Minggu (4/12/2015).

Senada dikemukakan warga Kampung/Desa Cigadog Kecamatan Cikelet Supiah (53). Menurutnya, mahalnya harga gas Elpiji bersubsidi tersebut sangat memberatkan masyarakat. Mau beralih ke minyak tanah, harganya juga mahal. Mau beralih ke kayu bakar pun susah karena sulit mendapatkan kayu bakar kering akibat cuaca hujan terus menerus.

“Untuk agen dan beberapa pedagang mungkin tak masalah. Tapi bagi kami masyarakat kecil, ini sangat berat. Bingung jadinya. Gas mahal, penghasilan turun. Kebutuhan sehari-hari malah semuanya naik,” keluh Supiah yang juga pedagang makanan kecil itu.

Pantauan INILAHCOM, harga gas Elpiji di wilayah lintas selatan Garut kini rata-rata berkisar Rp25.000 ke atas. Tak jauh berbeda, di wilayah tengah dan utara Garut juga rata-rata terbilang mahal, berkisar Rp22.000-Rp24.000 per tabung.

Selain harga gas Elpiji, harga bensin premium juga dikeluhkan sejumlah warga. Kendati pemerintah telah menurunkan harga menjadi Rp7.600 per liter, harga premium di tempat eceran masih tetap di angka Rp9.000-Rp10.000 per liter.

Para pengecer sendiri beralasan tetap memasang harga premium pasca-kenaikan harga karena persediaan premiumnya dibeli sebelum terjadi penurunan harga.

“Kalau mau menghadapi musim ramai seperti tahun baru, stok belanja kita suka ditambah. Enggak tahunya, harganya turun. Ya terpaksa kita jual dengan harga lama karena pembelian kita juga dengan harga lama,” kata salah seorang pedagang BBM bensin premium eceran di Desa Karangsari Kecamatan Pakenjeng, Nanang (45). [ Sumber INIKORAN ]

Leave A Response »